Senin, 29 November 2010

Hitam


Warna ini adalah warna favorite bagi kalangan orang – orang yang memilih untuk aman di barbagai keadaan. Entah itu pengartian benar atau ngelantur saja. Tapi itulah yang saya alami sewaktu warna ini selalu hadir disetiap kegiatan saya. Warna elegant yang selalu cocok dalam keadaan apapun.
Ada salah satu informasi yang saya temukan, yaitu:

positif: perlindungan, dramatis, serius, bergaya/anggun, formalitas
negatif: kerahasiaan, kematian, kejahatan/ malapetaka, kegaiban

Pengertian ini singkat tapi sangat mewakili akan apa yang ingin saya ungkapkan. Dari pengertian ini member pemahaman akan makna warna misterius yang kebanyakan orang katakana bukanlah wana yang negative saja.

Presiden Dukung Ketua KPK Terpilih Busyro Muqoddas

http://news.okezone.com/read/2010/11/25/339/397177/presiden-dukung-ketua-kpk-terpilih-busyro-muqoddas

Presiden Dukung Ketua KPK Terpilih Busyro Muqoddas

Kamis, 25 November 2010 - 19:29 wib

Insaf Albert Tarigan - Okezone
Busyro Muqoddas saat fit and proper test di Komisi III DPR. (Foto: okezone)
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendukung sepenuhnya Busyro Muqoddas yang hari ini resmi terpilih menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dukungan ini disampaikan melalui Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di Kantor Presiden, Jakarta.

“Tentunya kita tahu dua nama itu datang dan diusulkan dari Pemerintah oleh Bapak Presiden sendiri. Jadi tentunya bilamana salah satu dari kandidat yang diajukan oleh Presiden dipilih oleh DPR, tentunya akan didukung sepenuhnya oleh Presiden,” ujar Julian kepada wartawan, Kamis (25/11/2010).

Julian menegaskan terpilihnya Busyro merupakan kewenangan DPR sebagai lembaga legislatif dan tidak ada campur tangan Presiden.

Busyro unggul dengan memperoleh 34 dari total 55 suara dalam voting pemilihan pimpinan KPK yang dilakukan anggota Komisi III DPR sore tadi. Dia mengalahkan Bambang Widjojanto yang memperoleh 20 dukungan, sementara satu suara abstein.

Selanjutnya, Busyro Muqoddas terpilih sebagai Ketua KPK lewat voting di Komisi III DPR. Dalam voting tersebut, Busyro mendapat 43 suara. Disusul Bibit Samad Rianto 10 suara, M Jasin (2), sementara Haryono Umar dan Chandra M Hamzah tidak mendapat suara.(ton)