Rabu, 27 Oktober 2010

Rutinitas

Selanjutnya adalah menceritakan hal menarik, pastinya yang memang kita alami..
Tidak ada hal yang menarik kemarin, hanya rutinitas yang membuat kita mengantuk..
kuliah, kuliah, dan kuliah..
mungkin yang membedakan adalah saat ini UPN "Veteran" Jatim sedang menyelenggarakan Ujian Tengah Semester..

bagi kingkong  kemarin adalah hari yang sama dengan hari - hari sebelumnya, cuma ada tiga mata kuliah yang dia jalani. itu artinya, dia hanya mengikuti tiga kali ujian saja.

Semalam lebih membosankan lagi, dia hanya mengutak - atik laptopnya sambil menonton kotak hitam yang ada di rumahnya.
Barada di tengah "Buffet", kotak hitam barada..
Kotak hitam yang jarang istirahat..
kotak hitam yang selalu menemaninya bahkan kehadiran kotak hitam itu lebih sering dari pada kehadiran orang tuanya..

Nasib si anak bungsu..

Yah, itulah yang biasa dia lakukan jika tidak ada kegiatan menyenangkan dalam hidupnya..

Perda Larangan Merokok Harus Dimulai

SOAL B 

Pemerintah DKI Jayakarta akan memberlakukan Perda larangan merokok total di gedung – gedung tempat umum. Perda ini menyusul perda larangan merokok sebelumnya. Larangan ini diberlakukan dalam upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat penghuni gedung – gedung perkantoran, melegakan pernafasan, serta memberikan pendidikan pada generasi muda akan bahaya asap rokok bagi kesehatan.
Gubernur Fauzi Lionel Mesi mengatakan, perda baru akan diberlakukan 10 November. “berani melawan asap rokok sama halnya dengan berani menantang asap mesiu penjajah” ujarnya. Menurut perda ini, gedung – gedung umum yang di maksud adalah; tempat perkantoran, rumah sakit, tempat pendidikan, tempat ibadah dan kawasan publik yang menggunakan AC. Kawasan yang sebelumnya terdapat ‘smoking area’ harus ditutup dan dialihkan ke pengguna lain.
Perda larangan merokok di Srabaya ini menyusul Perda serupa yang diberlakukan di propinsi lainnya, seperti; Jojakarta, Gorontalo, dan Bali. Bahkan larangan diberlakukan di negara - negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Jika di Amerika seseorang bahkan harus keluar gedung terlebih dahulu jika ingin merokok.

Kenapa Indonesia Layak Sejajar China & India

 Indonesia layak dimasukkan dalam jajaran ekonomi berkembang berpengaruh dunia.
Rabu, 27 Oktober 2010, 14:31 WIB
Heri Susanto, Agus Dwi Darmawan
Pertumbuhan ekonomi Indonesia (VIVAnews/Adri Irianto)
BERITA TERKAIT
Indonesia Layak Sejajar Brasil, China & India
IMF: Indonesia Jadi Tujuan Investasi Menarik
Hatta Bangga Indonesia Dipuji Afrika & ADB
Menkes: Izinkan Asing Kuasai 100% Pabrik Obat
Jakarta, Provinsi Paling Diminati Asing

Siang ini saya sedikit bingung akan salah satu judul dari berita ini, dari salah satu situs " Kenapa Indonesia Layak Sejajar China & India"
Petinggi PT Bank Mandiri Tbk, bank terbesar di Indonesia optimistis Indonesia layak disejajarkan dengan empat negara berkembang paling berpengaruh di dunia, yang dikenal dengan kelompok BRIC (Brazil, Rusia, India dan China).

"Indonesia memiliki semua prasyarat yang harus dimiliki untuk masuk ke dalam jajaran elit negara berkembang itu," ujar Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Riswinandi. Jadi sebenarnya tidak ada alasan untuk tidak menjadikan Indonesia sebagai 'I' tambahan pada akronim 'BRIC' sehingga menjadi 'BRICI'."

BRIC merupakan sebuah istilah yang dipopulerkan oleh salah satu bank investasi terbesar global pada 2001, untuk melambangkan empat negara berkembang terbesar (largest emerging markets), yang diprediksi akan menjadi empat ekonomi terbesar di dunia pada 2050. Label ini kemudian telah menjadikan mereka sebagai tujuan utama para investor asing untuk menanamkan modal mereka, bukan hanya pada investasi portofolio, tetapi juga sebagai penanaman modal langsung.

Lantas apa saja persyaratan yang dimiliki Indonesia sehingga layak disejajarkan dengan empat negara berkembang yang pengaruhnya kian diperhitungkan dunia tersebut?

Berikut ini sejumlah alasannya:

1. Indonesia merupakan negara berkembang yang besar dengan luas wilayah lebih dari 3 juta km2. Ini merupakan salah satu negara di dunia dengan luas wilayah yang besar selain China, India, Brasil dan Rusia.

2. Jumlah penduduk di atas 100 juta, merupakan salah satu potensi pasar yang besar di dunia. Jumlah penduduk Indonesia sebanyak 230 juta jiwa, Brasil 194 juta jiwa, Rusia 141 juta jiwa, India 1.198 juta jiwa dan China 1.346 juta jiwa.

3. Memiliki kapasitas ekonomi yang tinggi ditinjau baik dari sumber daya alam dan potensi pasar. Dari sisi sumber alam, Indonesia adalah produsen nomor satu minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan nomor dua timah.

4. Indonesia membukukan kinerja ekonomi yang istimewa dengan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen per tahun. Ini menunjukkan daya tahan dan perbaikan usai krisis finansial global pada 2008-2009. Setelah menjadi satu dari sedikit negara di dunia yang tetap bisa tumbuh positif di tahun 2008 dan 2009 bersama Cina dan India, laju ekspansi ekonomi Indonesia tahun ini diperkirakan akan mencapai 6,0%, yang artinya lebih cepat dari pertumbuhan ekonomi Rusia yang kemungkinan tumbuh sebesar 4,3%.

5. Realisasi nominal produk domestik bruto (PDB) per kapita Indonesia (berdasarkan purchasing power parity/PPP) pada 2009 berada pada kisaran US$3.900 atau lebih baik dari India yang hanya US$2.900.

6. Dari sisi keseimbangan fiskal terhadap PDB (produk domestik bruto), Indonesia termasuk negara yang paling sehat. Keseimbangan fiskal itu yakni dalam hal defisit APBN, defisit Indonesia hanya 1,6 persen, Rusia mencapai enam persen, Brasil 3,3 persen, India 10 persen, dan China 2,2 persen.

Riswinandi mengungkapkan Bank Mandiri sebagai lembaga keuangan terbesar di Indonesia tentu akan sangat berkepentingan apabila Indonesia terus tumbuh dan bahkan, apabila perusahaan Indonesia semakin kompetitif menjadi regional champion di kawasan Asia Tenggara. “Bank Mandiri pun menargetkan untuk tumbuh menjadi top 3 di kawasan Asia Tenggara di tahun 2020,” tambah Riswinandi. “Karena itu, mari dukung Indonesia dan perusahaan Indonesia menjadi semakin kompetitif.”
• VIVAnews



http://bisnis.vivanews.com/news/read/185281-kenapa-indonesia-layak-sejajar-china---india

Dengan fakta seperti itu,saya berpendapat bahwa indonesia tentu saja layak disejajarkan dengan negara-negara Asia lain yang telah maju.Indonesia merupakan negara yang memiliki karakter yang kuat dan mampu bersaing dengan negara-negara lain.Indonesia mampu dan sangat mewakili Asia bagian timur yaitu melayu.

Jumat, 15 Oktober 2010

Kingkong.. Moving on!!

Apa yang kingkong takutkan terjadi juga..
dia pergi dan melupakan janji itu..
pengorbanan dari keikhlasan kingkong hanya sia-sia..
kingkong sudah malas berbicara apa-apa lagi..
yang jelas, saat ini yang terlihat olehnya semua semakin buram, badannya lemas, badannya demam, kepalanya sakit, hatinya mala lebih sakit lagi.. Serasa hancur dan kingkong tidak bisa menyusunna kembali..
kingkong mulai bingung..

Sambil menangis kingkong mencoba menyatukan kembali hati yang hancur itu..
tapi, usahanya sia-sia..
hati yang sudah hancur itu berserakan kemana-mana..
kingkong pun mulai bertanya, "apa saya bisa melanjutkan sisa hidup saya tanpa memiliki hati??"
terdengar seruan yang lama-lama semakin jelas.. "kamu pasti kuat! semua bisa kamu lewati.. kenapa ini tidak???"
tapi itu hanyalah seruan dalam diri kingkong sendiri..
seruan yang sering menguatkannya selama ini..
karna sebenarnya yang paling mengerti keadaannya selama ini hanyalah dirinya sendiri..seruan itu berlanjut, bahka seakan membentak..
"Don't care with him, don't care with love, don't care with your heart, don't care with the past.. Keep moving on!!!"